3.28.2015

Pada Suatu Hari

Ada hati-hati yang saling terikat.
Ada lisan-lisan yang tak henti saling berkirim do'a.
Ada kenangan-kenangan yang tersusun rapi dari setiap waktu ke waktu yang kita lewati.

Aku ingin menceritakan ini, bahwa setiap kita pasti akan berubah seiring berjalannya waktu. Tapi tiga hal itu akan selalu sama. Hati kita akan tetap sama, terikat oleh ikatan paling indah yang dianugerahkan Allah kepada kita. Do'a-do'a yang saling kita kirimkan juga akan selalu sama, abadi. Kenangan yang sudah sangat banyak, akan menjadi kekuatan untuk kita menjalani hari-hari di depan.

Akhir-akhir ini, waktu demi waktu berjalan lebih melankolis dari biasanya. Seolah begitu banyak kekhawatiran yang hadir tanpa permisi. Seakan-akan banyak pertanyaan yang bermunculan.  Apakah kita bisa saling menjaga? Apakah kita bisa saling bertatap muka? Apakah kita akan sangat sangat saling merindu hingga air mata tak henti bercucuran? Apakah kita bisa menghadapi semua hal ketika kita terpisah jarak?
Aku masih memikirkan itu dan masih saja menangis ketika mengingat bahwa kita akan terpisah sementara.
Tapi... Aku yakin, Allah telah menyiapkan pertemuan yang lebih setelah ini, ketika kita telah menjadi manusia baru yang jauuuh lebih baik dari sebelumnya. Aku yakin, Allah akan selalu mengikat hati-hati kita, hingga kita tak akan merasa jauh. Aku yakin, Allah akan selaluuu mengabulkan do'a-do'a yang kita kirim ke langit dengan tulus.
Ah benar, mereka yang saling mencintai akan selalu mengkhawatirkan satu sama lain. Tapi, Allah adalah sebaik-baik Pelindung dan Penjaga. Allah akan selalu menjaga kalian, melindungi kalian, meski aku sedang tidak bersama kalian. Aku akan melepaskan semua kekhawatiranku ke langit, hingga langit yang akan membendungnya.

Aku, anak-adik-saudara-sahabat kalian, yang akan selalu mencintai kalian karena Allah.