11.04.2014

Mereka yang Berhati Permata

Ada hal-hal tak terduga yang membuat kita bahagia entah karena apa. Ada waktu-waktu terbaik yang dikirimkan Allah untuk kita agar kita mau sebentar saja merenungi waktu. Ada orang-orang spesial yang kita temui dan kata-katanya membuat kita menyadari betapa beruntungnya kita bertemu mereka.

Here i am...
Pada hari-hari yang kita anggap hanya berisi kesibukan ini itu, ternyata ada banyak pelajaran berharga--yang membuat hati meleleh--di dalamnya. Kemarin ini salah satunya...

Cerita pertama...
Saat di sekolah, jam pelajaran anak-anak... Saat anak-anak diceritain kisahnya nabi Musa-nabi Daud dan kaum, tiba-tiba Nia nyeletuk, "Bu guru, aku ngga mau kaya, nanti aku ndak ngga sholat...". Hah? Kok Nia tiba-tiba banget gitu? Hahaha. Aku pun menimpali, "Lhoh, ngga papa dong jadi kaya, yang penting kan mau shodaqoh...". Doi menimpali lagi, "Iya, aku maunya shodaqoh aja..."
Entah angin apa yang mendatangkan pemikiran itu di benaknya, dia emang unpredictable banget. :3

Cerita kedua...
Saat ngelesin si Bayu. Oh ya, Bayu ini adalah salah satu anak les yang super duper spesial. Meskipun dia ini nilai akademisnya agak kurang di sekolah, tapi dia itu super jenius menurutku. Gimana engga, waktu pertemuan pertama kita, dia bilang cita-citanya pengen jadi NINJA. Kura-kura Ninja. Biar bisa nangkepin maling, katanya. DIa jago banget bikin komik yang sangat imajinatif untuk selevel anak kelas 6 SD. Pertemuan kedua, aku makin kagum bingit, dia ternyata juga jago bikin mainan sendiri. Mulai dari pistol-pistolan model polisi, senapan laras panjang, kapak, gergaji mesin, dsb. Semuanya handmade. Cerdas kan? 

Nah, di pertemuan ketiga kemarin ini, kita belajar matematika. Aku ngasih dia soal karena emang tampaknya butuh banyak latihan. Berpura-puralah aku menjadi kura-kura orange dan dia kura-kura merah. Hahaha
"Soal cerita. Bayu punya 35 pensil. Lalu ibu membelikan lagi 45. Di jalan, pensil Bayu jatuh 30. Berapakah sisa pensil Bayu?" 
Udah tuh ya, selesai nulis soal, eh dia nya protes, "Itu jangan jatuh, kan kasihan mama kalo pensilnya jatuh, harus beliin lagi. Bujel aja, bujel.
Hahahaha, booooy you are so so soooo coooool :')) 


Kalian-kalian itu, anak-anak yang selalu menginspirasi itu, ahhh kalian memang berhati permata.... 

Tidak ada komentar: