2.20.2012

#4 Scholastika Firnania Ariani

Hujan masih turun dengan bersahaja saat aku menuliskan ini.
Yaa, bersahaja seperti kamu, gadis yang bersahaja, atau bahasa gaulnya simple.
Siapa yang tidak berpikiran sama denganku, kamu itu gadis yang sangat sederhana dalam berpenampilan, namun sangat dalam dalam pemikiran. haha, iya kaaan...

Gadis yang selalu tampil apa adanya, atau bahasa gaulnya cuek.
Namun, kamu adalah gadis yang super baik, iya lah jelas, siapa sih yang paling rajin ngebawain makanan buat anak-anak yang kelaparan di kontrakan? (selain kamu, Nursiti Suri Asih, dan beberapa yang lain).
Siapa sih yang paling perhatian dan paham kekecutanku duluuuu... Hahahahaha... :p
Dan gadis yang selalu detail dalam berbagai urusan.

Itulah kamu, gadis tangguh yang sangat lembut sebenarnya.

Selamat hari lahir ke 22, Ian... :)
Nasi kuning, gurame goreng, menthok rica, jangan lombok, dan mug kuning itu telah mencatatnyaaa...

Yang jelas, semoga apapun yang kamu jalani saat ini akan membawamu menjadi IAN yang lebih baik, lebih baik, dan lebih baik lagi dari waktu ke waktu.

Yang jelas, semoga apapun ang kamu cita-citakan adalah yang terbaik bagi nusa dan bangsa.

 Yang jelas, dunia masih ingin melihat senyuman hangatmu, maka TERSENYUMLAH!
Maka, dunia pun akan hangat seperti senyumanmu...

Satu lagi, kau pun telah mendewasa, maka semoga kedewasaanmu dapat memberikan manfaat bagi sekitarmu.

WE LOVE YOU CUUUUT...

*sosek, sore, dan masih hujan.

#3 Prenaly Arumawardhani Amalia

Sore itu langit sedang sendu dan jalanan kota kita pun demikian. Namun tidak dengan wajah-wajah kita, para pembelajar yang mencoba jadi pemberani. Itu adalah sore yang sangat menyenangkan untuk kita.

Lihat, gadis yang selalu cerah ceria (ketika sedang tidak galau itu) sedang berhari lahir beberapa hari yang lalu-- 9 Februari 2012. Salah satunya itu kamu.
22 tahun bukan?

Aaah yaaa, berarti sudah 22 tahun, waktu-waktu yang berharga dalam hidupmu kamu lalui dan pada akhirnya membuatmu gadis yang mendewasa seperti saat ini. Umm, lebih spesifik lagi adalah gaya bicaramu, yang perlahan dan sangat 'dewasa' itu. Haha, itu menurutku lhoooh... :p
Semoga dengan bertambahnya kedewasaanmu, bertambah pula kebijaksanaanmu yang kamu bagikan untuk sekitarmu. Kebijaksanaan yang hangat seperti matahari dan ketenangan yang sejuk seperti hujan.
Semoga begitu juga denganku.

Lihat, gadis yang menyukai tantangan itu kamu...
Iyalah, namanya juga anak pecinta alam... :p
Kamu selalu menyukai hal-hal yang menantang, termasuk ketika ada soal yang susah ngerjainnya, kamu pasti selalu ga mau berhenti mencoba menyelesaikannya. Iya kan?
Semoga seiring bertambahnya rasa keingintahuanmu, semakin bertambah pula keberkahan yang diberi Allah dalam setiap kesempatan.

Lihat, gadis yang kuat memegang prinsipnya itu kamu...
Yakin deh, mungkin kamu salah satu orang yang pernah aku temui yang sangat kuat memegang prinsipnya, dan aku saluuuut.
Semoga semakin kuatnya kamu memegang prinsipmu, semakin kuat pula hatimu. (jangan gampang galau-red).

Yang jelas 22 tahun sudah sekarang usiamuu...
hanya mampu mendoakan yang terbaik untukmu, untuk masa depanmu--dunia dan akhirat...

WE LOVE YOU!

*sosek, sore hari, dan hujan -- what a nice afternoon~

Bawean dan Aku (1)

Okeee, aku sudah merelakannya, sebuah keinginan terpendam yang sebenarnya sebentar lagi bisa terwujud. KKN di Bawean. Dimanakah Bawean itu?
Disinilah lokasinya:



Nah, dan ini adalah penampakannya:


Gimana engga kepengin kesana, view nya aja udah oke banget kaaaan?
Belum lagi kalau berbicara soal orang-orangnya, di sana ada berbagai macam suku, mulai dari Jawa, Sumatra, Kalimantan, sampai Madura. Bahasa yang digunakan pun bahasa bawean yang khas.
Bawean adalah bagian dari Kabupaten Gresik, yang di pulau ini hanya ada 2 kecamatan.

Aku sangat-sangat tertarik dengan pulai kecil yang mungkin saja tidak tampak di atlas, semenjak membaca sebuah novel karya Arul Chandrana yang mengisahkan tentang perjalanan menyenangkan seorang guru di pulau ini. It's so real nice experience!

Lalu, suatu ketika, di sebuah koridor kampusku, ada poster besar bertuliskan:
KKN BAWEAN

Aku  bahkan sudah beberapa kali menghubungi sang contact person nya, dan masih nampung orang. Udah mencoba merayu bapak-ibu, gagal. Tapi mencoba lagi dan mencoba lagi, akhirnya berhasil meskipun sedikit agak menghela nafas kurang rela. Dan selanjutnya meminta izin pada yang memebersamai amanahku, TERSERAH katanya, yang penting kesadaran. HAH? Itu menurut persepsiku adalah tidak mengizinkan dengan cara yang sangat-sangat-sangat halus dan JLEP!

Setelah berpikir ulang dan mencoba berdiskusi dengan bapak, beberapa jam setelahnya aku memutuskan untuk tidak jadi KKN di BAWEAN.
Bismillahirrahmannirrahiim....
Keputusanku sudah bulat dan aku hanya meyakini satu hal, bahwa Allah telah menyiapkan kejutan-kejutan indah buatku... :)
Satu lagi, dimanapun aku, yang harus aku lakukan adalah melakukan usaha sebaik dan semaksimal mungkin yang aku bisa.
Dan untuk Bawean, aku masih tetap memendam keinginan ini. Suatu saat jika waktunya datang, aku akan mengunjungimu. 

It's just about live, that has so many surprises all of the times.