5.31.2011

Terkadang Demikian.

Terkadang gadis belia itu merasa harus menjadi orang paling sabar sedunia karena begitu banyak himpitan di kanan kirinya. Tetapi sebenarnya lebih banyak yang harus lebih sabar dari orang-orang di dunia karena himpitan yang lebih menghimpit di kanan kiri depan belakang. Dan benar, kesabarannya belum ada apa-apanya dari orang-orang di seluruh dunia. Dan semua hal di kanan kirinya yang dirasa menghimpitnya, ternyata hanyalah nyanyian pengiring sore yang membawa pelajaran.

Terkadang gadis belia itu merasa harus menjadi orang paling bijaksana sedunia entah karena apa. Tetapi sebenarnya tak ada sedikitpun kebijaksanaan yang ia berikan kepada dunia. Terlalu banyak orang di dunia ini yang lebih bijak dalam banyak hal atau bahkan ia tidak bijak sama sekali.

Terkadang gadis belia itu merasa menjadi orang yang paling harus memikul beban di seluruh dunia. Padahal apa sih beban yang ia pikul? Bukankah balita-balita di palestina itu telah berani memegang pedang demi mempertahankan keluarganya? Dan benar, sebenarnya tak ada beban apapun yang sedang ia pikul.

Terkadang gadis belia itu merasa bahwa ia perlu istirahat dari semua ini karena kerja keras yang sudah ia lakukan. Padahal di sampingnya ada pekerja tangguh yang pekerjaannya lebih keras dan lebih menjenuhkan. Istirahat seperti apa yang ia minta? Ah, ternyata benar lagi, bahwa selama ini ia tidak bekerja apa-apa.


Si gadis belia itu memang masih belum banyak belajar. Selama ini ia merasa bisa banyak belajar, padahal pelajaran apa yang sudah ia dapatkan? Nol Besar bukan?

Ya Allah, ternyata gadis itu sungguh membutuhkan bimbinganMu.

5.28.2011

Bolehkah Sedikit 'Jenuh'?

"Ya Allah, Kau adalah segalanya. Dan aku tidak memiliki yang lain. Tidak.". Itulah kata-kata mujarab yang mampu menepis semua kegalauan yang hadir. Yakin bahwa semua akan baik-baik saja karena sudah ada pengaturan yang maha sempurna oleh Sang Pengatur. Keyakinan itu akan mengobati segala keraguan, mengobati ketika kejenuhan datang, dan mengobati sejuta kerinduan.
Pada intinya, tidak boleh jenuh dan proses ini harus dinikmati dengan senikmat-nikmatnya. Proses ini adalah layaknya coklat hangat di pagi hari yang disajikan bersama brownies dengan coklat meleleh di dalamnya. Itu saja. Nikmat bukan? Nikmat di awal dan nikmat di akhir. Meski perih, pahit, dan payah, semua akan terasa nikmat.

Aaah, seandainya saja di hadapanku adalah tempat seperti itu... Tenang saja, karena jannahNya pasti jauh lebih indah dari itu... :D

5.24.2011

Oooooh, Pagi ini Dahsyat!

Subhanallah...
semburat jingga dari arah timur seakan tak tahan menyuguhkan senyum termanisnya, mempesona, sungguh. Diselimuti biru yang lembut menentramkan.
Langit begitu jernih pagi ini. Alhamdulillah,karena seorang teman memintaku mengantarkannya ke bandara, aku jadi bisa menikmati pagi ini dengan sepuasnya.
Angin pun sejuk sekali, berbeda dengan 2-3 jam setelah ini.
Pun suasana pagi semakin diramaikan dengan orang-orang yang sudah mulai beraktivitas masing-masing. Tak peduli langit masih gelap, yang mereka tahu bahwa mereka harus mencari uang untuk makan keluarganya.
Ah, itulah mengapa aku bilang pagi selalu hangat dengan kehadirannya yang mesar membawa kebijaksanaan.
Karena pagi ini, pagi mengajariku banyak hal.

5.15.2011

Sedikit Ingin Berujar: Untuk KALIAN, Guys!

MICROFEST2011. Ini adalah hal yang menjadi perhatianku beberapa bulan terakhir. Akhirnya, hari-hari yang dinanti pun datang tanpa diundang. Sungguh, banyak kegalauan di sana-sini berpikir apakah acara ini akan sukses, banyak pesertanya, atau cukup dananya? Pertanyaan-pertanyaan seperti itu sering menghantui tiap malam, pagi, maupun siang. Mendengarkan keluhan sana sini, merumuskan hal-hal urgent malam hari, rapat sampai panas dan berlarut-larut, benar-benar membuatku belajar banyak hal. Tentang bagaimana menjadi pemimpin seharusnya, tentang bagaimana menyikapi sesuatu dengan menyeluruh dan bijaksana, dan merencanakan sesuatu beserta pernak-perniknya...
Demikianlah, terkadang memang sulit mencapai suatu tujuan yang kita mimpikan, banyak tahapan yang harus dilalui. A-Z harus dipikirkan dengan matang, belum lagi hubungan antara komponen A-Z itu, jangan sampai ada miss disana-sini.
Yang jelas, aku tahu, kerja keras luar biasa dari sahabat-sahabat Mikrobiologi UGM, sungguh patut diacungi jempol sebanyak-banyaknya...


Namun, satu hal yang menjadi garis bawahku untuk kera-kerja ke depan:
MARI BEKERJA DENGAN HATI... :D


Dan yang pasti, dalam semua hal, Menjadilah BERANI seberani karang menghadapi ombak, namun tetap Menjadilah tenang, setenang senja yang membawa perubahan, dan menjadilah hangat, sehangat pagi yang hadir mesra menyuguhkan kebijaksanaan...